PEMBELAJARAN INOVATIF
oleh Yanda Arif Widya Taufik, S. Pd

By Admin 13 Jan 2021, 09:47:48 WIB Informasi Sekolah
PEMBELAJARAN INOVATIF

PEMBELAJARAN INOVATIF

Arif Widya Taufik, S. Pd

 

Diera modern sekarang ini kita sebagai guru tidak hanya dituntut untuk menyampaikan ilmu saja tetapi kita juga harus bias mengarahkan peserta didik kita untuk bias menjadi manusia yang siap menghadapi masa depan dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Supaya mereka siap terjun kemasyarakat. Guru tidak hanya satu - satunya sumber ilmu pengetahuan tetapi guru adalah pendamping peserta didik dalam pembelajaran ,tetapi keberhasilan pembelajaran murid itu ditunjang oleh guru,di sini guru di tuntut untuk bias mengarahkan peserta didiknya mengahadapi era globalisasi ini, dengan pemilihan model-model pembelajaran inovatif. Diantaranya Pembelajaran STEAM, Pembelajaran Digital dan Pembelajaran Blended Learning.

Metode Pembelajaran STEAM (Science, Tecnology, Engeenering, Art and Mathematics) ini digunakan untuk member relevansi lebih besar pada mata pelajaran dikelas karena STEAM  langsung membahas dunia dan masalah nyata siswa dan masyarakat. Melalui pembelajaran STEAM siswa akan lebih termotivasi untuk belajar terutama menekankan pada penggunaan teknologi. Guru dan siswa dituntut untuk mengenal dan mencari tahu teknologi-teknologi apa saja yang bias digunakan untuk menyelesaikan suatu proyek. Dan juga dengan berbagai bidang STEAM membuat peserta didik memiliki ketrampilan berpikir kritis, ketrampilan pemecahan masalah dan pengetahuan untuk mencapai kesimpulan.

Pembelajaran Digital adalah praktik pembelajaran yang menggunakan teknologi secara efektif untuk memperkuat pengalaman belajar peserta didik yang menekankan instruksi berkualitas tinggi dan menyediakan akses kekonten yang menantang dan menarik, umpan balik melalui penilaian formatif, peluang untuk belajar kapan saja dan di mana saja, dan instruksi individual untuk memastikan semua peserta didik mencapai potensi penuh mereka. Pembelajaran digital mengedepankan partisipasi aktif peserta didik dan juga memudahkan peserta didik bisa mengakses info pembelajaran kapan saja dan dimana saja. Pemantauan dan umpan balik berkelanjutan adalah bagian penting dari pembelajaran digital. Implikasinya adalah, evaluasi yang mendalam dan komprehensif sangat diperlukan untuk mengukur tingkat kejelasan konseptual di kalangan peserta didik.

Yang terakhir adalah Pembelajaran Blended Learning. Dimana guru mengkombinasikan 2 model pembelajaran yaitu pembelajaran online dengan pembelajaran konvensional( tatap muka ). Pembelajaran blended learning tidak hanya sekedar mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran di kelas. Namun dalam pembelajaran blended learning keberadaan teknologi lebih difokuskan untuk memfasilitasi peserta didik dalam mengeskplorasi materi bahan ajar dan mendapatkan pengalaman belajar secara mandiri.

Semua model pembelajaran inovatif itu sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tinggal kita menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Yang terpenting adalah dalam pembelajaran abad 21 ini pembelajaran berpusat pada peserta didik dan fungsi guru hanya sebagai fasilitator. Dan tak lupa juga peran orang tua sebagai factor pendukung tercapainya proses pembelajaran.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment