Smailsydi Edisi 19

Assalamu'alaikum Wr.Wb.  halo sobat SmailSydi & teman semua! Semoga teman teman teman selalu dalam lindungan Allah Swt yaaa! Pertama -tama mari kita panjatkan puji syukur atas kehadiran Allah SWT dan tidak lupa ucapan terimakasih kepada Kepala Sekolah dan yanda bunda SMP Al-Azhar Syifa Budi Solo atas dukungannya dalam proses penerbitan majalah SmailSydi.
Teman-teman pasti udah sering denger /ga asing sama Jalan Slamet Riyadi kan? Nah tagline majalah SmaiLSydi edisi #19 ini adalah "ESTETISNYA JALAN SLAMET RIYADI, LANDMARK KOTA SOLO".
Jalan Slamet Riyadi adalah sebuah nama yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kalian kan teman-teman? Keunikan Jalan Slamet Riyadi meliputi banyak hal, seperti arsitektur kolonial bangunan yang mencerminkan sejarah panjang Kota Solo. Selain itu, ada banyak kuliner kekinian yang dijajakan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, seperti kedai kopi, matcha, teh tarik, ayam geprek, croffle, dim sum mentai, bakso aci, seblak, korean street food, dan masih banyak lagi. Kepopuleran Jalan Slamet Riyadi semakin meningkat karena adanya rel kereta api yang melintas sejajar dengan kendaraan mobil dan motor. Kereta Bhatara Kresna (kereta perintis Wonogiri Purwosari) dan kereta wisata uap Sepur Kluthuk Jaladara. Patung Slamet Riyadi di bundaran Gladak yang diresmikan pada 12 November 2007 juga merupakan icon unik yang menjadi landmark Kota Solo.
Jalan Slamet Riyadi bukan sekedar jalan biasa, melainkan potensi yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, pemerintah mendukung penuh umkm yang ada di sepanjang Jalan Slamet Riyadi untuk menjajakan dagangannya semenarik mungkin, menyediakan spot foto estetik yang dapat di upload di media sosial.
Anada - 7 Baihaqi